Rabu, 19 Maret 2014

Gerrard Minta Liverpool Perpanjang Kontrak Rodgers


Brendan Rodgers dan Steven Gerrard (daily mail)
Kapten Liverpool, Steven Gerrard, meminta pemilik klub segera perpanjang kontrak untuk pelatih Brendan Rodgers. Menurut Gerrard, pelatih asal Irlandia Utara tersebut layak mendapatkannya.

Sejak liga tertinggi di Inggris berganti nama menjadi Premier League 1992 lalu, Liverpool belum sekalipun tampil sebagai juara. Namun musim ini, kesempatan langka itu sudah berada di depan mata.

Liverpool kini menempati urutan kedua papan klasemen sementara Premier League 2013/14 dengan 62 poin. Surplus satu laga, The Reds hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Chelsea.

Selain menjelma menjadi "kuda pacu", Liverpool juga semakin diperhitungkan oleh rival-rivalnya. Akhir pekan lalu, The Reds berhasil mempermalukan musuh rival beratnya Manchester United dengan skor 3-0 di Old Trafford.
Meski musim belum berakhir, Gerrard menilai Rodgers telah memberi pengaruh besar terhadap perjalanan Liverpool. "Saya belajar dari dia setiap hari. Saat Anda jadi pemaian berpengalaman Anda perlu lihat apa yang dilakukan manajer--jika dia melakukan hal yang sama," kata Gerrard seperti dilansir Metro.co.uk.

"Bagi saya, dia (Brendan Rodgers) luar biasa dan saya yakin bagi pemain lain juga," beber Gerrard.
Lebih Lama
Pemain berusia 31 tahun tersebut juga menambahkan, dia dan rekan-rekannya sangat senang dengan kehadiran Rodgers. Gerrard pun berharap agar kebersamaan dengan Rodgers bisa bertahan di Anfield lebih lama lagi.

"Saya berharap sekarang ada banyak gerakan di Boston (tanah asal pemilik Liverpool, John W Henry) di mana kami bicara sebab mereka harus mengontraknya sesegera mungkin," sambung Gerrard.

Rodgers mulai menangani Liverpool sejak 1 Juni 2012. Dia dikontrak selama tiga tahun. Menurut Gerrard, tidak hanya jago meramu strategi, pelatih berusia 41 tahun itu juga piawai saat berhadapan dengan para pemainnya.

"Dia adalah manajer setiap pemain. Dia tahu kami punya karakter yang berbeda di ruang ganti. Dia mengurusi satu per satu pemain. Dia membuat Anda masuk lapangan dengan perasaan jutaan dolar, penuh percaya diri dan percaya."

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/489496-gerrard-minta-liverpool-perpanjang-kontrak-rodgers

Suarez Ungkap Kebahagiaan Liverpool di Ruang Ganti MU


Pemain Liverpool Bergaya di ruang ganti Manchester United (Twitter)
Kemenangan besar Liverpool di markas Manchester United begitu membuat skuad The Reds bahagia. Bahkan, para pasukan tim tamu tampak bersuka cita di ruang ganti Old Trafford.

Pada laga hari Minggu kemarin, Liverpool tampil begitu memukau. MU dibuat tak berdaya oleh dua gol penalti Steven Gerrard dan sebuah milik Luis Suarez, Liverpool pun berhasil menang 3-0.

Pantas saja kemenangan pertama di Old Trafford dalam kurun waktu lima tahun terakhir membuat tim asuhan Brendan Rodgers begitu bahagia. Hal itu ternyata berlanjut sampai ruang ganti.

Dalam foto yang diunggah oleh Suarez dalam akun Twitter-nya, penyerang Uruguay itu dikelilingi oleh rekan satu timnya. Para Liverpudlians tampak tak ingin kehilangan momen.

"Sangat senang dengan kemenangan luar biasa ini! Kami akan terus berjuang di atas sana!" janji Suarez untuk terus bersaing di papan atas.

Tampak Daniel Sturridge, Simon Mignolet, Martin Skrtel, Gerrard serta Joe Allen di sekeliling Suarez. Keenam pilar utama Liverpool tersebut tersenyum semringah.

Dengan kemenangan tersebut, Liverpool berhak naik ke peringkat 2 klasemen sementara Premier League dengan poin 62, menggeser Manchester City. Sedangkan "Iblis Merah" tertahan di peringkat 7, dengan raihan poin 48.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/489292-suarez-ungkap-kebahagiaan-liverpool-di-ruang-ganti-mu

Kamis, 13 Maret 2014

Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions Tadi Malam


Barcelona sukses melangkah ke babak 8 besar Liga Champions
Barcelona dan Paris Saint Germain (PSG) akhirnya mampu menyusul Atletico Madrid serta Bayern Munich ke fase 8 besar Liga Champions 2013/14. Keduanya tampil superior atas sang lawan ketika berlaga pada leg 2, Kamis 13 Maret 2014 dini hari tadi.

Barca sukses menyingkirkan Manchester City setelah unggul 2-1 di Camp Nou. Pertandingan ini berjalan sangat sengit.

Pada babak pertama tidak tercipta gol. Baru pada paruh kedua, Lionel Messi mampu memecah kebuntuan. Gol itu akhirnya dibalas oleh Vincent Kompany di menit 89. 

Sayang, gol itu tidak berarti apa-apa bagi ManCity karena Daniel Alves sukses membukukan skor di akhir laga. Dengan kemenangan ini, Azulgrana berhak melaju ke babak selanjutnya karena unggul agregat 4-1 atas The Citizens.

Di partai lain, PSG juga mampu mencatatkan kemenangan atas tamunya, Bayer Leverkusen, dengan skor yang sama. PSG yang sudah mengantongi keunggulan 4-0 di pertemuan pertama, dikejutkan oleh gol Sidney Sam saat laga baru berjalan 6 menit.

Hanya butuh waktu 7 menit saja bagi PSG untuk menyamakan skor lewat Marquinhos. PSG akhirnya mengunci kemenangan di menit 53 lewat gol Ezequiel Lavezzi. Dengan hasil ini, PSG lolos dengan keunggulan agregat 6-1.

Berikut hasil lengkap pertandingan 16 besar Liga Champions tadi malam:

Barcelona 2 versus 1 Manchester City, (Lionel Messi 67', Vincent Kompany 89', Daniel Alves 90') 

PSG 2 versus 1 Bayer Leverkusen (Sidney Sam 6', Marquinhos 13', Ezequiel Lavezzi 53').

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/488181-hasil-lengkap-pertandingan-liga-champions-tadi-malam

Indra Larang Timnas U-19 Ikuti Jejak Rooney dan Messi?


Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menolak lepas pemain-pemainnya ke Timnas U-23 maupun senior. Menurutnya, belum waktunya Evan Dimas dan kawan-kawan bermain di luar batas usia 19 tahun. 

Sikap ini menanggapi ketertarikan pelatih Timnas U-23 terhadap sejumlah pemain Garuda Jaya. Sebelumnya, pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, melihat ada beberapa pemain U-19 yang layak memperkuat timnya pada Asian Games 2014 di Korea Selatan. 

Namun, mantan pemain Persebaya Surabaya itu enggan memanggil pemain-pemain tersebut. Aji khawatir niatnya justru akan mengganggu persiapan Garuda Jaya yang akan menghadapi Piala Asia U-19, Oktober nanti. 

"Itu tidak akan terjadi, membiarkan pemain Timnas U-19 bermain di level U-23 atau senior. Jangan paksa mereka bermain di level usia yang lebih tinggi, karena usia mereka masih muda,” jelas Indra saat dihubungi, Kamis 13 Maret 2014.   

"Saya tidak ingin tim saya diganggu, carilah resource pemain dari yang lain, kan masih banyak yang dari kompetisi. Saya juga sudah punya kesepakatan dengan BTN (Badan Tim Nasional) tentang ini (melarang pemain Timnas U-19 bermain di level usia lebih tinggi),” beber mantan pelatih PSP Padang tersebut.

Menurut Indra, para pemainnya saat ini masih di level remaja. Dengan demikian, terlalu dini bagi Evan Dimas cs untuk tampil di level U-23 maupun senior. Indra juga menganalogikan pemainnya sebagai buah yang harusnya matang di pohon.  

"Biarkan mereka matang di pohonnya, jangan terlalu cepat dipetik. Buah yang terlalu cepat dipetik tetap manis, tapi manisnya akan beda dengan yang matangnya di pohon,” ujar pelatih 51 tahun itu.

Sikap yang sama juga pernah ditunjukkan Indra saat Timnas U-23 yang tampil di SEA Games 2014 membutuhkan bantuan pemain-pemain U-19. Sebelum tampil di Myanmar, pelatih kepala Rahmad Darmawan sempat berniat untuk menyeleksi tiga pemain U-19, yakni Evan Dimas, Hansamu Yama, dan Iham Udin Armain. 

Rencana ini akhirnya batal. Rahmad tidak mendapat restu dari Indra. Menurutnya, para pemain U-19 belum waktunya tampil di level yang lebih senior. 

Indonesia akhirnya gagal merebut emas. Garuda Muda hanya pulang dengan medali perak setelah di babak final dipaksa menyerah 0-1 oleh timnas Thailand. 

Dari Boaz Sampai Messi

Kehadiran pemain-pemain muda di level senior sebenarnya bukan hal yang langka. Sejumlah pemain yang berusia di bawah 19 tahun sempat merasakan bermain di level U-23 dan senior. Contoh terdekat adalah bagaimana Boaz Solossa bermain bersama Timnas senior sejak usia 18 tahun.

Di luar negeri, seorang Lionel Messi memulai debutnya dengan Timnas senior Argentina di usia 18 tahun. Demikian juga Wayne Rooney yang menjalani laga perdananya bersama Timnas Inggris senior pada usia 17 tahun. Bukan itu saja, dalam skuad Thailand yang menjuarai SEA Games 2013 lalu, terdapat seorang pemain bertahan berusia 19 tahun bernama Narubodin Weerawatnodom.  

Meski demikian, Indra tidak ingin membandingkan timnya dengan yang lain. Indra juga tak banyak berkomentar ketika membahas Boaz, yang kini merupakan kapten Timnas senior dan langganan top scorer Indonesian Super League.

Indra juga menolak anggapan bahwa Timnas U-19 diperlakukan secara ekslusif. "Ini Indonesia, bukan Inggris. Biarkan juga Thailand memakai cara mereka. Ini bukan karena kami ekslusif, bahkan kami masih tradisional. Saya mengapresiasi ketertarikan coach Aji terhadap pemain Timnas U-19, tapi kami punya jadwal padat. Lebih baik Timnas U-23 mengambil pemain dari  sumber lain.” 

"Saya menghormati seluruh pelatih di level usia mana pun, coach Alfred Riedl, coach Aji Santoso, coach Fachri Husaini. Tapi, saya ingin biarkanlah pemain- pemain Timnas U-19 berkonsentrasi dulu ke Piala Asia demi tampil di Piala Dunia.” 

Sementara itu, Sekretaris BTN, Sefdin Syaifuddin, menerangkan, segala keputusan soal melepas pemain Timnas U-19 ke level yang lebih tinggi sepenuhnya berada di tangan Indra Sjafri. Dia juga menyatakan, jadwal Garuda Jaya cukup padat selama pemusatan latihan Piala Asia 2014, sehingga menurut Sefdin wajar jika Indra ingin pemain asuhannya berkonsentrasi penuh.

"Ya, kalau ada anggapan ekslusif tidak masalah, Timnas U-19 harus menjalani jadwal padat, Tur Nusantara, Tur Timur Tengah, turnamen di Eropa, dan persiapan penuh pada bulan September, sebelum tampil di Piala Asia. BTN tidak dalam posisi mengatur pemain ini akan bermain di timnas level apa. Sepenuhnya keputusan pelatih, antarpelatih di level usia kan bisa berkomunikasi tentang ini,” tuturnya.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/488376-indra-larang-timnas-u-19-ikuti-jejak-rooney-dan-messi-

Rabu, 12 Maret 2014

Hodgson Isyaratkan Beri "Tiket" ke Brasil pada 5 Pemain Liverpool


Pemain Liverpool, Daniel Sturridge dan Raheem Sterling
Pelatih Inggris, Roy Hodgson, tengah menggodok para pemain Inggris, sebelum akhirnya menentukan 23 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2014 Brasil. Setelah melakukan sejumlah rangkaian uji coba dan melihat performa di klub saat ini, Hodgson mengisyaratkan akan memanggil 5 pemain Liverpool.

Kelima pemain tersebut dianggap memberikan kontribusi positif bagi Liverpool, yang musim ini menunjukkan performa gemilang di kancah Premier League. Hingga pekan ke-28 musim ini, "The Reds" menduduki peringkat 2 klasemen sementara.

"Jordan Henderson, Raheem Sterling dan Daniel Sturridge merupakan headline menarik untuk saat ini. Di samping itu, ada juga Steven Gerrard, dan Glen Johnson," ujar Hodgson, sebagaimana dilansir Dailystar, Senin 10 Maret 2014.

Selama di tangan Hodgson, Inggris hanya menelan empat kekalahan dari 25 pertandingan. Namun, terkait kontrak baru, mantan pelatih Inter Milan dan Liverpool tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada Federasi Sepakbola Inggris (FA).

"Saya menandatangani kontrak empat tahun dan apakah itu berarti benar-benar empat tahun atau tidak, itu akan menjadi keputusan mereka (FA). Apakah ada tambahan (durasi) setelah itu? Siapa yang tahu?" kata pelatih berusia 66 tahun itu.

Pada Piala Dunia 2014, Inggris tergabung di grup D, bersama Italia, Kosta Rika, dan Uruguay. Pada laga pertama yang berlangsung 14 Juni 2014, "The Three Lions" langsung menghadapi Italia di Arena Amazonia, Manaus.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/487366-hodgson-isyaratkan-beri--tiket--ke-brasil-pada-5-pemain-liverpool

Jika Lolos ke Liga Champions, Liverpool Diguyur Rp 1,1 Triliun


Manajer Liverpool, Brendan Rodgers
Pemilik Liverpool, John Henry, bakal menggelontorkan dana besar-besaran pada musim panas mendatang, dengan catatan The Reds lolos ke Liga Champions. Dana sebesar 60 juta pounds atau Rp 1,1 triliun bakal disiapkan Henry untuk Liverpool berbelanja pemain.

Bukan hanya itu, The Mail melaporkan, Manajer Liverpool, Brendan Rodgers juga akan mendapat tawaran perpanjangan kontrak tiga tahun, dengan kenaikan gaji yang signifikan. Rodgers dinilai sukses membawa Liverpool bersaing di papan atas Premier League dengan skuad yang ada saat ini.

The Reds diyakini juga membutuhkan beberapa pemain di sejumlah posisi yang dianggap belum terlalu tangguh. Apalagi, jika musim depan mereka benar-benar tampil di Liga Champions, Liverpool harus memiliki skuad yang dalam, sehingga rotasi pemain bisa dijalankan dengan lancar.

Rodgers ingin memboyong enam pemain baru di berbagai posisi yakni, dua pemain bek tengah, seorang fullback, satu gelandang kreatif, winger, dan second striker. Sejumlah nama pemain telah dikaitkan dengan klub asal Merseyside ini.

Winger asal Ukraina, Yevhen Konoplyanka yang membela Dnipro dan gelandang serang Benfica, Nicolas Gaitan santer dikabarkan akan diboyong The Kop. Fullback internasional Swiss, Ricardo Rodriguez juga masuk dalam rencana pembelian Rodgers. Selain itu, terdapat nama bek tengah Cardiff City, Steven Caulker. 

Saat ini, Liverpool menduduki peringkat kedua klasemen sementara Premier League dengan mengoleksi 59 poin dari 28 laga. The Reds tertinggal tujuh poin dari Chelsea yang memuncaki klasemen usai memainkan 29 pertandingan.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/487212-jika-lolos-ke-liga-champions--liverpool-diguyur-rp-1-1-triliun

Tak Jabat Tangan dengan Wenger, Ini Jawaban Guardiola


Pep Guardiola
Bos Bayern Munich, Josep Guardiola, membantah rumor yang mengatakan ia bermusuhan dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Dua pelatih papan atas dunia ini dikabarkan tak berjabat tangan setelah pertandingan.
Guardiola dan Wenger kembali bertemu saat Arsenal giliran menyambangi markas Bayern, Allianz Arena, dini hari tadi. Di leg 2 babak 16 besar Champions League itu, Arsenal hanya bermain imbang 1-1 dan tersingkir setelah kalah agregat 3-1.
Hasil di leg 1 saat Bayern menekuk 10 pemain Arsenal beberapa waktu lalu dianggap sebagai biang masalah keduanya tak akur. Saat itu Munich menang 2-0 setelah Arsenal dipaksa bermain dengan 10 pemain.
Dan api permusuhan itu tampaknya berlanjut di Allianz Arena. Saat peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit, dua pelatih ini tak terlihat berjabat tangan dan langsung "nyelonong" ke lorong ganti.
Namun Guardiola membantah rumor tersebut. Eks pelatih Barcelona ini mengaku tak ada permusuhan dengan Wenger. "Tidak masalah. Sebagai seorang pelatih saya harus menghormati semua lawan," kata Guardiola dilansir Soccerway.
Sebelumnya, Wenger sendiri tampak masih kecewa dengan kegagalan Arsenal melangkah ke perempatfinal. Terbukti, manajer asal Prancis ini masih menyoroti aksi Arjen Robben yang hobi diving.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/488034-tak-jabat-tangan-dengan-wenger--ini-jawaban-guardiola