Minggu, 23 Maret 2014

El Clasico : Ketika Madrid di Atas Angin


El Clasico: Cristiano Ronaldo (kiri) sedang menjaga Lionel Messi (kanan)
Akhir pekan ini La Liga kembali menggelar partai super panas, Real Madrid kontra Barcelona. Sama seperti sebelum-sebelumnya, duel bertajuk El Clasico mempertemukan dua tim yang tengah bersaing sengit mengejar titel juara.

Hanya saja kondisi sedikit lebih buruk buat Barcelona. Inkonsistensi yang ditunjukkan dalam beberapa partai terakhir membuat mereka tercecer dari Madrid serta Atletico. Los Azulgranas sekarang cuma sanggup duduk di tempat ketiga klasemen sementara dengan raihan 66 poin, atau terpaut 4 angka dari Los Blancos di pucuk pimpinan.

Laga akan dihelat di Santiago Bernabeu, Minggu, 24 Maret 2014, atau Senin dini hari waktu Indonesia. Tak bisa disangkal, bermain di depan publik sendiri tentu memberikan keuntungan bagi Madrid, maka tak heran jika banyak pihak menjagokan mereka untuk keluar sebagai pemenang.

Tapi ternyata itu bukan satu-satunya faktor yang membuat tim asuhan Carlo Ancelotti lebih difavoritkan. Grafik performa mereka yang mengkilap sepanjang 2014 ini juga jadi pertimbangan utama. Diketahui sejak Januari lalu Cristiano Ronaldo cs belum pernah merasakan kekalahan di semua kompetisi.

Sadar timnya berada di atas angin, winger Gareth Bale mulai berani sesumbar ke publik. "Barcelona adalah pesaing langsung dan kami berharap mengalahkan mereka. Kami akan melakukan yang terbaik untuk meraup tiga poin," ucap Bale.

"Mereka memiliki beberapa pemain hebat. Namun, kami fokus pada permainan kami dan tim kami. Kami juga memiliki sejumlah pemain hebat," serunya.

Barcelona tentu tak terima dianggap enteng oleh calon lawan. Gelandang Andres Iniesta menjamin timnya akan tampil habis-habisan di kandang Madrid nanti demi bisa mengamankan poin penuh.

"Kami tahu kami selalu diminta membawa sepakbola terbaik kami ketika bermain di Bernabeu. Tapi, kami memang harus melakukannya, lebih dari sebelumnya,” jelas Iniesta.

"Kami hanya harus berani, menjaga penguasaan bola. Jika kami tidak melakukan itu, kami akan mendapat sesuatu yang buruk. Ini adalah tempat di mana tuntutan terbesar terletak pada pemain,” katanya.

Iniesta juga percaya, Barcelona masih berpeluang menjuarai La Liga musim ini. Dia menilai, kritik yang datang kepada timnya adalah normal, dan yang paling penting, bagaimana menjawabnya dengan performa mengesankan.

“Kami telah merespons, dan jika hal-hal tidak berjalan baik, itu adalah normal bahwa akan ada kritik, tapi untuk berpikir bahwa Madrdi hanya akan mengalahkan kami dengan mudah, saya tak berpikir begitu. Kamki masih memiliki kesempatan untuk mengejar,” paparnya.

Catatan impresif Barcelona di Bernabeu
Melawat ke markas musuh abadi, bukan berarti Barcelona harus kehilangan taji. Dari catatan 10 laga terakhir, Lionel Messi cs punya rekor menawan. Mereka menang lima kali, imbang tiga kali, dan hanya dua kali pulang ke Catalonia dengan tangan hampa. Sebuah catatan yang sangat impresif.

Kedigdayaan tersebut berawal pada musim 2008-09 saat Barcelona berpesta gol di Bernabeu dengan kemenangan 6-2. Setelah itu, mereka kembali menang 2-0 pada pertemuan berikutnya.

Setelah itu, Barcelona benar-benar tidak terbendung meski bermain di markas Madrid. Tiga kemenangan mereka rebut dalam lima partai, dua laga lain berakhir imbang.

El Barca akhirnya menelan kekalahan di Bernabeu pada leg 2 Piala Super Spanyol musim 2012-13. Hasil negatif ini berujung dengan Madrid meraih gelar pembuka musim.

Setelah itu, Barcelona belum pernah menang lagi di ibu kota Spanyol. Pada pertemuan di Copa Del Rey dan La Liga musim 2012-13, Madrid selalu berhasil menahan Barcelona. Setelah bermain imbang 1-1 pada ajang Copa Del Rey, Barca harus menelan kekalahan kedua di Bernabeu dalam 10 pertemuan terakhir setelah kalah 1-2 di penghujung musim lalu.

El Clasico sulit ditebak

Meski banyak yang mengunggulkan Madrid dengan berbagai alasan, El Clasico tetap saja menjadi El Clasico. Pertandingan sudah pasti berlangsung sengit dan dalam tensi tinggi sehingga akan sangat sulit untuk memprediksi hasilnya.

Bomber Madrid di era 1970 hingga 80-an, Carlos Santillana Alonso, sepakat menyebut bekas klubnya menjadi favorit. Dia melihat Cristiano Ronaldo cs sedang dalam puncak permainan sehingga wajar jika digadang-gadang bakal sanggup melumpuhkan Barcelona.

Tapi, menilik ke belakang, Santillana pribadi masih belum yakin sepenuhnya Madrid bisa meraup poin penuh dalam duel sarat gengsi itu. Menurutnya, sejak dulu El Clasico selalu sulit ditebak.

"Madrid dalam momen terbaik. Mungkin salah satunya karena kami sekarang mampu memuncaki klasemen. Itu membuat pemain lebih percaya diri," kata Santillana dikutip Marca.

"Tapi, lawan kami Barcelona yang kini mulai bangkit. Saya bisa bilang agar jangan ada yang percaya dengan apapun dari pertandingan ini," sambungnya.

Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/490615-el-clasico--ketika-madrid-di-atas-angin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar