El Clasico: Cristiano Ronaldo (kiri) sedang menjaga Lionel Messi (kanan)
Akhir pekan ini La Liga kembali menggelar partai super panas,
Real Madrid kontra
Barcelona.
Sama seperti sebelum-sebelumnya, duel bertajuk El Clasico mempertemukan
dua tim yang tengah bersaing sengit mengejar titel juara.
Hanya saja kondisi sedikit lebih buruk buat
Barcelona. Inkonsistensi yang ditunjukkan dalam beberapa partai terakhir membuat mereka tercecer dari Madrid serta Atletico.
Los Azulgranas sekarang cuma sanggup duduk di tempat ketiga klasemen sementara dengan raihan 66 poin, atau terpaut 4 angka dari
Los Blancos di pucuk pimpinan.
Laga
akan dihelat di Santiago Bernabeu, Minggu, 24 Maret 2014, atau Senin
dini hari waktu Indonesia. Tak bisa disangkal, bermain di depan publik
sendiri tentu memberikan keuntungan bagi Madrid, maka tak heran jika
banyak pihak menjagokan mereka untuk keluar sebagai pemenang.
Tapi
ternyata itu bukan satu-satunya faktor yang membuat tim asuhan Carlo
Ancelotti lebih difavoritkan. Grafik performa mereka yang mengkilap
sepanjang 2014 ini juga jadi pertimbangan utama. Diketahui sejak Januari
lalu Cristiano Ronaldo cs belum pernah merasakan kekalahan di semua
kompetisi.
Sadar timnya berada di atas angin, winger Gareth Bale mulai berani sesumbar ke publik. "
Barcelona
adalah pesaing langsung dan kami berharap mengalahkan mereka. Kami akan
melakukan yang terbaik untuk meraup tiga poin," ucap Bale.
"Mereka
memiliki beberapa pemain hebat. Namun, kami fokus pada permainan kami
dan tim kami. Kami juga memiliki sejumlah pemain hebat," serunya.
Barcelona
tentu tak terima dianggap enteng oleh calon lawan. Gelandang Andres
Iniesta menjamin timnya akan tampil habis-habisan di kandang Madrid
nanti demi bisa mengamankan poin penuh.
"Kami tahu kami selalu
diminta membawa sepakbola terbaik kami ketika bermain di Bernabeu. Tapi,
kami memang harus melakukannya, lebih dari sebelumnya,” jelas Iniesta.
"Kami
hanya harus berani, menjaga penguasaan bola. Jika kami tidak melakukan
itu, kami akan mendapat sesuatu yang buruk. Ini adalah tempat di mana
tuntutan terbesar terletak pada pemain,” katanya.
Iniesta juga percaya,
Barcelona
masih berpeluang menjuarai La Liga musim ini. Dia menilai, kritik yang
datang kepada timnya adalah normal, dan yang paling penting, bagaimana
menjawabnya dengan performa mengesankan.
“Kami telah merespons,
dan jika hal-hal tidak berjalan baik, itu adalah normal bahwa akan ada
kritik, tapi untuk berpikir bahwa Madrdi hanya akan mengalahkan kami
dengan mudah, saya tak berpikir begitu. Kamki masih memiliki kesempatan
untuk mengejar,” paparnya.
Catatan impresif Barcelona di Bernabeu
Melawat ke markas musuh abadi, bukan berarti
Barcelona
harus kehilangan taji. Dari catatan 10 laga terakhir, Lionel Messi cs
punya rekor menawan. Mereka menang lima kali, imbang tiga kali, dan
hanya dua kali pulang ke Catalonia dengan tangan hampa. Sebuah catatan
yang sangat impresif.
Kedigdayaan tersebut berawal pada musim 2008-09 saat
Barcelona berpesta gol di Bernabeu dengan kemenangan 6-2. Setelah itu, mereka kembali menang 2-0 pada pertemuan berikutnya.
Setelah itu,
Barcelona
benar-benar tidak terbendung meski bermain di markas Madrid. Tiga
kemenangan mereka rebut dalam lima partai, dua laga lain berakhir
imbang.
El Barca akhirnya menelan kekalahan di Bernabeu pada leg 2
Piala Super Spanyol musim 2012-13. Hasil negatif ini berujung dengan
Madrid meraih gelar pembuka musim.
Setelah itu,
Barcelona
belum pernah menang lagi di ibu kota Spanyol. Pada pertemuan di Copa
Del Rey dan La Liga musim 2012-13, Madrid selalu berhasil menahan
Barcelona.
Setelah bermain imbang 1-1 pada ajang Copa Del Rey, Barca harus menelan
kekalahan kedua di Bernabeu dalam 10 pertemuan terakhir setelah kalah
1-2 di penghujung musim lalu.
El Clasico sulit ditebakMeski
banyak yang mengunggulkan Madrid dengan berbagai alasan, El Clasico
tetap saja menjadi El Clasico. Pertandingan sudah pasti berlangsung
sengit dan dalam tensi tinggi sehingga akan sangat sulit untuk
memprediksi hasilnya.
Bomber Madrid di era 1970 hingga 80-an,
Carlos Santillana Alonso, sepakat menyebut bekas klubnya menjadi
favorit. Dia melihat Cristiano Ronaldo cs sedang dalam puncak permainan
sehingga wajar jika digadang-gadang bakal sanggup melumpuhkan
Barcelona.
Tapi,
menilik ke belakang, Santillana pribadi masih belum yakin sepenuhnya
Madrid bisa meraup poin penuh dalam duel sarat gengsi itu. Menurutnya,
sejak dulu El Clasico selalu sulit ditebak.
"Madrid dalam momen
terbaik. Mungkin salah satunya karena kami sekarang mampu memuncaki
klasemen. Itu membuat pemain lebih percaya diri," kata Santillana
dikutip Marca.
"Tapi, lawan kami
Barcelona yang kini mulai bangkit. Saya bisa bilang agar jangan ada yang percaya dengan apapun dari pertandingan ini," sambungnya.
Sumber : http://bola.viva.co.id/news/read/490615-el-clasico--ketika-madrid-di-atas-angin